Home / Places To Go  / Airlines  / Koki Terbang: Pengalaman Lezat di Atas Awan

Koki Terbang: Pengalaman Lezat di Atas Awan

konten

Pernah melihat koki yang memasak sambil terbang?

 

Saya juga belum pernah.

 

Tapi jika koki yang dimaksud adalah para pahlawan kuliner dengan kepiawaiannya memasak di atas pesawat untuk menyajikan makanan lezat untuk saya,  tentu lain ceritanya.

 

Banyak maskapai dunia saat ini mengerti bahwa makanan bukan lagi sekedar pemuas lapar. Tapi telah menjadi suatu pengalaman tersendiri dalam sebuah perjalanan.  Sebuah kenangan. Sebuah kenikmatan.

 

Karena itulah beberapa maskapai internasional seperti Singapore Airlines menyertakan koki ahli dalam penerbangannya.

 

Singapore Airlines punya Book The Cook sebagai layanan fine dining-nya. Layanan ini memungkinkan para penumpang kelas satu memesan menu favoritnya sebagai pengganti main course sebelum keberangkatan. Pemesanannya pun cukup mudah. Bisa dilakukan dengan menghubungi customer care atau lewat website mereka.

 

Sayangnya layanan ini termasuk layanan premium, jadi hanya penumpang business class, first class, dan suites class yang dapat merasakannya. Walaupun begitu harga yang dibayarkan sebanding dengan pengalaman yang didapatkan.

 

Bayangkan Anda dapat menyantap steak sapi panas berlumur saus tarragon dengan bawang merah yang wangi, ditemani French bean yang gurih, bercampur dengan rasa sedikit manis dari labu panggang dan mashed potato with black pepper sauce.  Setelah itu ditutup dengan seteguk Dom Perignon yang segar. Semua dilakukan dengan pemandangan awan di sekeliling Anda. Ah, mantap sekali!

 

Menu yang ditawarkan pun tidak sebatas steak saja. Ada sekitar 60 menu dari masakan Melayu, Jepang, China, Thailand, India dan Western. Semuanya dimasak oleh koki kelas dunia sehingga menghasilkan rasa yang otentik. Tak ketinggalan pilihan champagne untuk menyegarkan perjalanan Anda.

 

Jika Singapore Airlines memiliki sistem pre-order, lain lagi dengan Etihad Airways yang punya konsep restoran di angkasa, yaitu Flying Chef. Chef secara pribadi akan menyapa penumpang dan dengan penuh semangat menjelaskan masing-masing makanan yang ada di buku menu. Si chef tadi akan memasak pesanan penumpang dan mengantarnya sendiri setelah makanannya jadi. Benar-benar terasa seperti fine dining di restoran namun lebih private dan intim.

 

Selain Etihad Airways, Emirates juga menggunakan konsep restoran terbang yang hampir serupa untuk first class-nya. Penumpang dapat memilih beragam menu dan champagne dari buku menu dan koki akan mengantarnya.

 

Perlu diingat juga bahwa layanan first class ini bisa terjadi karena keahlian para “koki terbang”. Bukan main-main, dengan keterbatasan alat dan ruang akibat peraturan keamanan penerbangan, mereka tetap mampu menyajikan beragam makanan dengan rasa yang lezat. Sebuah pencapaian luar biasa.

 

Layanan first class seperti ini tentunya akan membuat penerbangan terasa berbeda. Terlebih untuk para frequent flyer yang dapat mencicipi menu berbeda dalam tiap penerbangannya.

 

 

Jadi tidak ada salahnya jika lain kali Anda terbang dengan tiket bisnis atau first class untuk merasakan pengalaman kuliner di atas langit bersama para “koki terbang”.

Share This:

marco.anthony@smailingtour.co.id

Review overview
NO COMMENTS

POST A COMMENT