Home / Places To Go  / 7 Destinasi Wisata Peninggalan Romawi Kuno Menarik di Eropa

7 Destinasi Wisata Peninggalan Romawi Kuno Menarik di Eropa

header

SmailingExpress - Berawal dari sebuah republik kecil di jantung semenanjung Italia, Romawi berkembang menjadi salah satu kekaisaran terbesar dan termahsyur dalam sejarah manusia. Dengan kemampuan militer yang kuat, kekaisaran berlambang elang emas  ini, menaklukan banyak kerajaan-kerajaan lain. Tak heran pada masa jayanya, kekuasaannya membentang dari selatan Inggris hingga Persia, meliputi sebagian besar Eropa dan Afrika Utara.

 

Meski sudah lenyap berabad-abad lalu, sisa kejayaannya masih dinikmati oleh kita sekarang ini. Jika Anda berlibur ke Eropa, Anda dapat menemukan situs-situs wisata bersejarah Romawi yang menarik untuk dikunjungi dan sambil selfie.

 

Berikut 7 daftar tempat bersejarah Romawi yang dapat dikunjungi di Eropa.

 

7. Ephesus – Turki

blog-1

Ephesus atau Efesus adalah sebuah kota kuno dari era Kekaisaran Romawi yang sekarang menjadi bagian dari Turki. Meskipun awalnya kota ini didirikan oleh pangeran dari Athena, kota ini sempat berganti-ganti kepemilikan hingga akhirnya jatuh di bawah kuasa Kekaisaran Romawi.  Zaman dahulu kota ini terkenal dengan Kuil Dewi Artemis-nya  yang megah dan menjadi simbol kota tersebut namun sekarang hanya tersisa pilar-pilar yang berdiri melintasi zaman.

 

Efesus adalah salah satu situs kuno yang terjaga keasliannya sehingga kita masih dapat berjalan di jalan-jalan kuno kota itu dan dibuat terkagum-kagum dengan arsitektur bergaya campuran Yunani dan Romawi. Dan tentunya kita jadi dapat membayangkan ramainya kota itu di masa jayanya.

 

Efesus masuk ke dalam 10 daftar tempat wisata yang wajib dikunjungi di Turki.

 

6. Kourion – Siprus

blog-2

Sejarah panjang Siprus di bawah pemerintahan Romawi menjadikan negara ini kaya dengan situs-situs bersejarah peninggalan Romawi dan Byzantium (kekaisaran Romawi Timur), salah satunya adalah Kourion. Kota yang pada masa lalu menyaksikan kerajaan silih berganti menguasainya ini sekarang menyisaakan situs dengan pemandangan keren seperti amphitheater – panggung pertunjukan terbuka – yang berdekatan dengan laut, pemandian umum Romawi, gedung-gedung dengan fresco, dan bekas pasar kuno.

 

5. Roman Agora of Athens – Yunani

blog-3

Mengingat kata Yunani pastinya langsung terbayang mitologi Herkules, Achilles, atau kota Athena. Meski budaya Yunani sendiri sangat berkembang pada era Romawi, namun pengaruh Romawi di negara para dewa dewi Gunung Olympus ini tetap terasa. Roman Agora of Athens adalah contoh di mana gaya arsitektur Helenistik (Yunani) bercampur dengan  gaya Romawi. Di bangun oleh Julius Caesar dan Kaisar Agustus, tempat ini berfungsi sebagai forum pada masa jayanya.

Di sekitar Agora of Athens ini juga kita dapat melihat monument Menara Angin, di mana jam matahari, penunjuk arah angina dan kompas menjadi satu.

 

4. Basilika Konstantin – Jerman

blog-4

Terletak di kota Trier (dulu Augusta Treverorum), Basilika Konstantin berasal dari abad ke-4, dan digunakan oleh Kaisar Konstantin untuk beramah tamah dengan para tamu dari penjuru kekaisaran. Basilika ini masuk dalam daftar World Heritage sebagai peninggalan ruangan Romawi kuno yang masih utuh. Sekarang tempat ini digunakan sebagai gereja.

 

Salah satu yang tidak boleh dilewatkan di sini adalah ilusi mata yang diakibatkan oleh ukuran jendela basilika yang membuatnya lebih besar dari ukuran sebenarnya.

 

3. Tembok Hadrian – Inggris

blog-5

Sesuai dengan namanya, Tembok Hadrian didirikan atas perintah Kaisar Hadrian dengan tujuan mencegah suku Pict (Skotlandia) yang ada di utara Inggris menyerang ke wilayah selatan Inggris yang di kuasai kekaisaran. Tembok sepanjang 117 Km ini sekarang menjadi salah satu atraksi wisata yang wajib dikunjungi oleh turis.

 

2. Pompeii – Italia

blog-6

Terjebak dalam waktu adalah kata yang tepat untuk menggambarkan suasana Pompeii. Berabad-abad lalu kota ini dan penduduknya yang tidak waspada menjadi sasaran murka Gunung Vesusvius yang meletus. Asap dan debu volkanik dari gunung api membuat para penduduk mati. Uniknya hawa panas dari letusan ini membuat para korbannya terawetkan dalam pose ketika mereka meninggal.

Sebagai kota metropolis pada zamannya Pompeii memiliki amphitheater, kompleks perumahan, toko dan jalan-jalan dari susunan batu. Berkeliling Pompeii mebuat kita seolah berada di masa kota ini masih ramai dengan hiruk pikuk penduduknya. Banyak bangunan-bangunan yang bisa dijadikan latar belakang selfie , jadi jangan lupa siapkan kamera.

 

1. Koloseum – Italia

blog-7

Di mana lagi kita dapat menemukan sisa-sisa Kekaisaran Romawi yang lebih lengkap selain di bekas ibu kota kekaisaran itu sendiri. Koloseum adalah peninggalan Romawi yang paling dikenal di dunia, dan menjadi daya Tarik kota Roma. Bangunan megah yang dulunya digunakan sebagai arena pertarungan gladiator ini selalu menjadi tujuan utama para turis yang melancong ke Italia.

 

Meski tempat ini memiliki sejarah berdarah, Koloseum dapat membuat Anda tetap terkagum-kagum dengan kemegahan dan kehebatan arsitekturnya yang rumit. Melihat Koloseum kita dapat melihat gambaran kejayaan Romawi pada era Kaisar Vespasian yang dituangkan ke dalam sebuah bangunan.

 

Jangan lupa untuk selalu menyiapkan kamera untuk mengambil foto dari tiap-tiap sudut Koloseum yang penuh kenangan dari masa lalu.

 

Share This:

marco.anthony@smailingtour.co.id

Review overview
NO COMMENTS

POST A COMMENT